Pelnap Ketapang : #KerlapKerlip 113 : Tiada yang Mustahil dan Komik: Lahirnya Sang JuruSelamat

Senin, 22 Desember 2014

#KerlapKerlip 113 : Tiada yang Mustahil dan Komik: Lahirnya Sang JuruSelamat

Haloo teman teman

ketemu lagi kita  di

kerlap kerlip 113 : Tiada yang Mustahil 

kali ini  teman kita Keshia Elleora ( kelas 5) buat Komik loh tentang Natal  Hebat ya ........
yuk kita lihat 



by Keshia Elleora copyright (C) 2014 publish by Kerlap kerlip support by Samora Center
Pada hari Natal kita merayaan kedatangan Tuhan untuk tinggal bersama kita di bumi.

Bacaan Alkitab:  Matius 1:18-23

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.  Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.


Allah yang Mahakuasa sangat mengasihi kita sehingga Dia rela meninggalkan kemuliaan surga dan tinggal bersama kita di bumi. Natal sebenarnya adalah masanya memberi.

(LT)



nah kali ini Kerlap kerlip Juga akan membahas  :

Tidak ada yang Mustahil 


Los Felidas adalah nama sebuah jalan di salah satu ibu kota negara di Amerika Selatan, yang terletak di kawasan terkumuh diseluruh kota . Ada sebuah kisah Natal yang menyebabkan jalan itu begitu dikenang orang.


Cerita ini dimulai dari kisah seorang pengemis wanita yang juga ibu seorang gadis kecil. Tidak seorangpun yang tahu nama aslinya, tapi beberapa orang tahu sedikit masa lalunya, yaitu bahwa ia bukan penduduk asli kota itu, melainkan dibawa oleh suaminya dari kampung halamannya. Seperti kebanyakan kota besar di dunia ini, kehidupan masyarakat kota terlalu berat untuk mereka, tidak sampai setahun di kota itu, mereka sudah kehabisan seluruh uangnya.

Hingga suatu pagi mereka menyadari akan tinggal dimana malam nanti dengan tidak sepeserpun uang ada dikantong. Padahal mereka sedang menggendong seorang bayi berumur satu tahun. Dalam keadaan panik dan putus asa, mereka berjalan dari satu jalan ke jalan lainnya Dan tiba di sebuah jalan sepi dimana puing-puing dari sebuah toko seperti memberi mereka sedikit tempat untuk berteduh.

Saat itu angin desember bertiup kencang, membawa titik-titik air yang dingin. Ketika mereka beristirahat dibawah atap toko itu, sang suami berkata: "Saya harus meninggalkan kalian sekarang untuk mendapatkan pekerjaan apapun, kalau tidak malam nanti kita akan tidur disini." Setelah mencium bayinya ia pergi. Dan itu adalah kata-katanya yang terakhir karena setelah itu ia tidak pernah kembali. Tak seorangpun yang tahu dengan pasti kemana pria itu pergi, tapi beberapa orang seperti melihatnya menumpang kapal yang menuju ke Afrika.

Selama beberapa hari berikutnya sang ibu yang malang terus menunggu kedatangan suaminya, dan bila malam menjelang ibu dan anaknya tidur diemperan toko itu. Pada hari ketiga, ketika mereka sudah kehabisan susu, orang-orang yang lewat mulai memberi mereka uang kecil, Dan jadilah mereka pengemis disana selama 6 bulan berikutnya.

Pada suatu hari, tergerak oleh semangat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, ibu itu bangkit dan memutuskan untuk bekerja. Persoalannya adalah di mana ia harus menitipkan anaknya, yang kini sudah hampir 2 tahun, dan tampak amat cantik. Keliahatannya tidak ada jalan lain kecuali meninggalkan anak itu disitu dan berharap agar nasib tidak memperburuk keadaan mereka.

Yuk baca selanjutnya di Kerlap kerlip 113  ya .....



Teman teman juga dapat melihat kerlap kerlip yang lain di http://www.buletinkerlapkerlip2.blogspot.com/



kamu  juga akan membaca bagaimana  Tuhan Yesus selalu dengar doa kita dan menolong kita semua ( orang orang yang percaya )  sesuai dengan rencana Tuhan Yesus.

apakah kamu tahu ? Tuhan Yesus mempunyai
rencana yang indah  buat kita semua loh.....