Pelnap Ketapang

Kamis, 02 Februari 2017

#kerlapKerlip 121 : ROH KUDUS untuk akan anak (part 1)

Roh Kudus  memberikan kemampuan untuk menyembah, melayani, berdoa dan bersaksi. Sebagai anak ALLAH, tentu kalian ingin mengerti lebih banyak tentang janji ALLAH tentang ROH KUDUS bukan? 

Roh Kudus itu adalah salah satu janji Allah. Kisah Rasul 2:38-39"Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 

Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."

SIAPA ROH KUDUS ITU ?
Ia adalah satu oknum. Ia mempunyai kepribadian. Sifat kepribadian penolong dan memampukan kita mengenal pikiran ALLAH.1 Korintus 2: 10 “Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.” ROH KUDUS mengenal pikiran manusia dan pikiran ALLAH, 1 Korintus 2:11 “Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri ALLAH, selain ROH ALLAH.”

Selasa, 17 Januari 2017

#kerlapkerlip 121: Lot yang salah ambil keputusan


Lot adalah keponakan Abram, yang di ajak oleh Abram ketika di panggil oleh Tuhan untuk meninggalkan negerinya, sanak saudara dan  rumahnya di Ur-Kasdim.

Lot dan Abram menetap ditanah Kanaan diantara Betel dan AI. Abram dan Lot mempunyai banyak domba dan gembala untuk menjaga kawanan domba mereka, sehingga tanah itu tidak cukup luas untuk mereka berdua.

Karena itulah sering terjadi pertengkaran antara gembala Abram dan gembala Lot. Suatu hari berkatalah  Abram kepada Lot “Jangan kiranya terjadi perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat. Baiklah pisahkan dirimu dari padaku, jika engkau ke kiri aku ke kanan, jika engkau ke kanan aku ke kiri.”